Menyediakan benih ikan dan ikan komsumsi lele Dumbo, Lele Sangkuriang dengan harga murah

Sabtu, 28 April 2012

Belajar Membuat Pakan di IPB

Alhamdulillah ada rezeki untuk ikut pendidikan dan pelatihan Teknologi tepat guna tanggal 25-27 April 2012 di fakultas Peternakan IPB. Sebenarnya sih bukan saya yang awalnya berangkat, namun karena orang yang seharusnya berangkat tidak  bisa ikut. jadi dialihkan ke saya. Sungguh tidak menyesal mengikuti pelatihan ini karena ilmu yang di dapat sangat bermanfaat, terutama membuat pakan.

Tiga hari di sana, hari pertama mendapatkan materi tentang pembuatan pakan yang disampaikan oleh Dr. Yuli Retnani, Msc. Ibu Yuli memberikan kilasan teori dari bahan baku, mesin sampai ke prosesnya. Hari pertama ini juga saya minta uji sampel dua pakan yang saya bawa dari rumah, yaitu tepung ikan dan pelet. Jujur saja, untuk pelet formulasinya masih uji coba, belum mendapatkan ilmu yang cukup. karenanya saya sangat bersemangat dalam pelatihan ini. 

Sorenya kita kita ke lapangan untuk praktek membuat pakan dari formulasi yang sudah disiapkan oleh tim Fapet IPB. mencampur semua bahan menjadi ransum (masih bentuk mash). Setelah itu istirahat.
Hari kedua materinya bukan lagi pakan, tapi materi lain. jadi tidak diceritakan di sini.
Hari ketiga hanya setengah hari tapi menarik. kami kembali ke lab lapangan untuk praktek membuat pakan lanjutan. Hasil ransuman hari pertama kami cetak menjadi pelet menggunakan mesin pelet. setelah itu, masuk kembali ke ruangan untuk mendapatkan materi formulasi pakan. wah ini yang ditunggu-tunggu, karena kami membuat pelet secara otodidak belajar dari internet. melalu materi ini kami diberikan cara membuat formulasi pakan dan cara menghitung protein pakan. jadi punya bekal di rumah untuk membuat pakan murah berkualitas.


Di hari ketiga ini juga hasil laboratorium pakan yang saya bawa keluar dengan hasil sangat memuaskan untuk tepung ikan. kandungan proteinnya bernilai 53 % nyaris mendekati jumlah protein tepung ikan impor. sedangkan untuk pelet hasilnya masih terlalu tinggi. Dengan bekal ini kami yakin bisa mengatasi masalah pakan yang cukup membelit pembudidaya anggota kelompok. selain itu kami juga sudah punya hitungan formulasi pakan dari bahan yang ada di sekitar kami.
sekian. terima kasih
Ahmad Yunus.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar